14.7.11

STIK KEJU KACANG


BAHAN :
  • 200 gr tepung terigu protein sedang
  • 50 gr tepung sagu
  • 50 gr kacang tanah kulit, digoreng, dihaluskan
  • 125 gr keju cheddar parut
  • 2 butir telur
  • 1/2 sdt baking powder
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
  • Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
  • Aduk semua bahan sampai bergumpal
  • Giling tipis di gilingan mi dari ketebalan nomer 7 hingga no 4.
  • Potong dengan pemotong mi yang tebal dengan panjang 15 cm
  • Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang dan kering

STIK KEJU PEDAS


BAHAN :
  • 200 gr tepung terigu protein sedang
  • 50 gr tepung sagu
  • 6 buah cabai kering, di haluskan
  • 125 gr keju cheddar parut
  • 2 butir telur
  • 1/2 sdt baking power
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
  • Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
  • Aduk semua bahan sampai menggumpal
  • Giling tipis di gilinggan mi dengan ketebalan no 7, setelah 2-3 kali giling, kecilkan gilingannya. Giling lagi 2-3 kali sampai licin. Kecilkan lagi gilingannya. Begitu terus sampai gilingan mi ketebalan no 4
  • Potong dengan pemotong mi yang lebar. Potong panjang 15 cm
  • Goreng dalam minyak yang sudah di panaskan sampai matang dan kering
Untuk 375 gr


A. MACAM MANFAAT JATI BELANDA

Dulu banyak orang percaya “gemuk itu lambang kemakmuran”. Namun, setelah terbukti obesitas (kegemukan) potensial mengundang beragam penyakit, banyak orang gemuk beralih ingin langsing. Segala cara dihalalkan, yang penting kurus. Alhasil, badan belum langsing, kepala sudah pusing tujuh keliling. Pusing karena masih gendut dan pusing lantaran banyak duit terkuras.

Obesitas memang susah ditolak kedatangannya. Bertambah baiknya kondisi sosial ekonomi, biasanya otomatis membuat berat badan melambung tak terkendali. Obesitas sendiri merujuk pada situasi kelebihan berat badan, akibat penumpukan lemak pada jaringan tubuh sudah melebihi.

Kegemukan membuat tubuh cepat lelah jika dibawa bekerja keras, debar jantung lebih kencang, serta pernapasan terganggu. Terlalu gemuk juga kadang menjadi pemicu munculnya penyakit kelas berat, seperti diabetes, hipertensi, hiperlipidemia, dan penyakit jantung. Namun, di samping alasan kesehatan, kadang ada juga yang berkeras menurunkan bobot badannya lantaran dilandasi problem psikologis. Misalnya untuk menambah kepercayaan diri.

Ada beberapa cara konvensional untuk mengatasi kegemukan, seperti banyak melakukan olahraga, mengatur pola makan, hidup teratur, atau dengan menggunakan “alat bantu” semisal slimming tea, metode pengobatan akupuntur, sampai pemakaian obat modern yang mengandung bahan kimia. Namun, cara-cara di atas tidak semuanya aman. Tak jarang malah menimbulkan efek sampingan cukup mengganggu.

Indonesia sebagai salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam, merupakan negara yang sangat potensial dalam bahan baku obat. Ribuan jenis tumbuhan yang diduga berkhasiat obat, sudah sejak lama secara turun-temurun dimanfaatkan oleh masyarakat kita. Biasanya, selain untuk pengobatan juga dimanfaatkan sebagai pencegahan dan pemulihan stamina serta kosmetika.

Selain cara-cara di atas, ada cara mencapai langsing lainnya yang kecil kemungkinannya bikin pusing. Yakni dengan memanfaatkan tanaman obat.

Cara ini belakangan banyak dipilih orang, lantaran dianggap lebih aman, tidak mempunyai efek sampingan, bahannya mudah didapat, dan yang paling penting: tak bikin isi kantung ludes. Tidak harus belanja ke toko atau apotik lagi!

Secara empiris, beberapa tanaman obat yang pernah digunakan untuk menurunkan bobot badan, antara lain buah matang mengkudu (Morinda citrifolia), buah matang nanas (Ananas comosus), daun jati belanda (Guazuma ulmifolia), buah delima (Punica granatum), rimpang temu giring (Curcuma heyneana), rimpang bangle (Zingiber purpureum).

Saat ini, salah satu obat tradisional pengurus yang paling banyak dikonsumsi masyarakat adalah jamu galian singset. Dari ramuan jamu galian singset itu, ditemukan bahwa daun jati belanda merupakan komponen yang selalu ada. Pohon jati belanda berasal dari daerah tropis di benua Amerika, konon dibawa ke Pulau Jawa oleh orang Portugis. Jati belanda biasanya ditanam sebagai pohon peneduh di sepanjang jalan, meski di banyak tempat, dia juga tumbuh sebagai tanaman liar.

Daun jati belanda dapat mengurangi pembentukan lemak, menguruskan dan merampingkan badan. Buahnya bisa juga dimanfaatkan untuk obat diare dan batuk, sedangkan kulit batangnya cocok untuk tonikum, serta obat penyakit lepra dan herpes.

B. CARA MERAMU DAUN JATI BELANDA
Adalah Guazuma ulmifolia Lamk atau yang dikenal di Indonesia dengan nama jati belanda, merupakan tanaman yang tumbuh baik di iklim tropis seperti negara kita ini. Tanaman dari kelas Dicotyledonae ini termasuk dalam famili Sterculiaceae, dan diduga berasal dari negara Amerika yang beriklim tropis. Tanaman ini tumbuh di dataran rendah sampai dengan ketinggian 800 mdpl. Jati belanda biasanya ditanam sebagai pohon peneduh, tanaman pekarangan atau tumbuh liar begitu saja.

Jati belanda atau jati londo dalam bahasa Jawa, dan dikenal dengan nama bastard cadar dalam bahasa Inggris, merupakan pohon yang berbatang keras bercabang, berkayu bulat dengan permukaan batang yang kasar, dan berwarna coklat kehijauan. Daunnya berbentuk bulat telur berwarna hijau dengan pinggiran bergerigi, permukaan kasar, ujung rucing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip berseling, dan berukuran panjang 10-16 cm serta lebar 3-6 cm. Bunganya, berwarna kuning, berbau wangi serta memiliki titik merah di bagian tengah, berbentuk mayang dan muncul di ketiak daun. Buah dari tanaman ini berbentuk bulat, keras, memiliki lima ruang, permukaan tidak rata berwarna hijau ketika muda dan berubah menjadi cokelat kehitaman setelah tua.

Tanaman ini biasanya diperbanyak dengan biji, cara memperbanyak dengan cangkok masih sulit dilakukan dengan tingkat keberhasilan 50 persen. Ditambah lagi, cara setek dengan perlakuan khusus sekalipun belum banyak membantu. Daun Jati belanda akan siap dipanen ketika pohon sudah berumur 2-3 tahun dan akan berbuah setelah berumur kurang lebih 5-6 tahun.

Daun, buah, biji, dan kulit kayu bagian dalam merupakan bagian tanaman yang bisa dipergunakan sebagai obat. Dewasa ini daun jati Belanda juga dapat digunakan sebagai obat elephantiasis atau penyakit kaki gajah. Gejala khas yang timbul dari penyakit ini adalah adanya pembengkakan yang sangat besar pada jaringan – jaringan pengikat dan pembuluh getah bening. Penyakit ini disebabkan oleh aktivitas sejenis cacing yang menyumbat aliran getah bening.

Untuk mengobati kaki gajah, daun yang akan digunakan sebagai ramuan dipilih daun yang segar dan berwarna hijau tua. Daun diambil secukupnya, dikeringkan dengan cara diangin – anginkan, tetapi harus dihindarkan dari cahaya matahari langsung karena dapat mengubah warna daun menjadi cokelat kehitaman. Pengeringan yang tidak benar akan mengurangi khasiat zat aktif yang dikandungnya.

Selanjutnya, daun yang sudah kering digiling sampai menjadi serbuk. Serbuk diambil kira – kira sebanyak 20 gram serbuk, kemudian seduh dengan air panas, disaring, dan air saringannya diminum sehari 2 kali. Selain itu, untuk menambah efek farmakologi dari ramuan ini, bisa juga dengan cara menambahkan rimpang bangle atau panglai (bahasa Sunda). Caranya, ambil tujuh lembar daun jati belanda dan sebesar jari rimpang bangle. Bahan – bahan dicuci hingga bersih kemudian direbus dengan satu setengah gelas air hingga tersisa kira – kira satu gelas lagi. Setelah dingin disaring, dan dibagi menjadi 2 untuk diminum pagi dan sore hari.

Harus diakui, bahwa cara kerja dan efek farmakologi dari daun jati belanda sebagai obat kaki gajah belum diteliti secara nyata. Namun, tidak ada salahnya apabila kita mencoba menggunakan tanaman ini sebagai salah satu pengobatan alternatif dalam mengatasi penyakit kaki gajah.

Namun cara meramu untuk penurunan lemak pada tubuh yakni dengan mengambil 7 lembar daun jati belanda kemudian rebus dalam air mendidih. Setelah air berubah warna, angkat dan saringlah air tersebut hingga bersih dari serat-serat daun yang ada. Kemudian tuangkan ke dalam gelas dan minumlah selagi hangat.

13.7.11

STIK KEJU



BAHAN :
  • 200 gr tepung terigu protein sedang
  • 50 gr tepung sagu
  • 125 gr keju cheddar parut
  • 2 butir telur
  • 1/2 sdt baking powder
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
  • minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
  • Aduk semua bahan sampai mengumpal
  • Giling di gilingan mi yang paling besar (nomor 7), setelah 2-3 kali giling, kecilkan gilingannya. Giling lagi 2-3 kali sampai licin. Kecilkan lagi gilingannya. Begitu seterusnya sampai di gilingan mi dengan ketebalan no 4
  • Potong dengan pemotong mi yang lebar dengan panjang 15 cm
  • Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang dan kering
untuk 350 gr

PAI RAQOUT TELUR


BAHAN PAI :
  • 75 gr margarin
  • 1 sdm gula tepung
  • 1/4 sdt garam
  • 1 kuning telur
  • 150 gr tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sdm air es

BAHAN ISI :
  • 1 sdm margarin
  • 1/4 buah bawang bombay, di cincang halus
  • 1 1/2 sdm tepung terigu protein sedang
  • 200 ml air kaldu ayam
  • 30 gr ayam suwir
  • 25 gr wortel, di potong kotak, direbus
  • 1 sdm seledri iris
  • 1/8 sdt garam
  • 1/8 sdt merica bubuk
  • 1/4 sdt pala bubuk
  • 1/4 sdt kaldu ayam bubuk
  • 1/8 sdt gula pasir
  • 30 butir telur puyuh mentah

CARA MEMBUAT :
  • ISI : Panaskan margarin. Tumis bawang bombay sampai harum
  • Tambahkan tepung terigu. Aduk sampai berbutir. Tuang air kaldu ayam sedikit - sedikit sambil diaduk sampai licin
  • Masukkan ayam suwir, wortel, seledri, garam, merica bubuk, pala bubuk, kaldu ayam bubuk, dan gula pasir. Aduk rata
  • PAI : Aduk bahan pai sampai menggumpal. Pipihkan di cetakan pai diameter 4 cm yang di oles margarin. Tusuk - tusuk dengan garpu
  • Oven 25 menit dengan suhu 170*c sampai matang
  • Tuang isi. Pecahkan satu butir telur puyuh di atasnya
  • Oven lagi 10 menit dengan suhu 170*c sampai matang
Untuk 30 buah

DAUN JATI CINA


Daun senna atau Cassia angustifolia , tanaman perdu dari daerah Arab atau Afrika Utara. Sejak 3500 tahun yang lalu, tanaman ini sudah digunakan untuk mengobati kaum bangsawan dan elite. Popularitas daun sena sebagai herba Daun senna atau Cassia angustifolia, tanaman perdu dari daerah Arab atau Afrika Utara. Sejak 3500 tahun yang lalu, tanaman ini sudah digunakan untuk mengobati kaum bangsawan dan elite. Popularitas daun sena sebagai herba meningkat ketika tanaman ini menyebar ke Eropa.
Selama berabad-abad daun senna sudah digunakan sebagai obat untuk menghilangkan sembelit, penyakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan berkualitas buruk. Jika sembelit berlanjut, akan menjadi racun bagi tubuh. Karena mengandung komponen anthraquinon atau sennosida seperti glikosida dianthrone, naftalene glikosida dan hidroksianthrasen, daun senna sering digunakan untuk mengatasi konstipasi. Senosida mempercepat gerakan hasil pencernaan di usus sehingga menaikkan volume hasil pencernaan dan meningkatkan gerakan peristaltik usus sehingga air yang terserap usus terserap oleh usus sedikit dan feces tetap lembek. Daun senna sangat efektif dalam melarutkan lemak dan racun untuk mengembalikan kebugaran tubuh, efeknya akan terasa 10-12 jam berikutnya.

SENNA nama asli dari teh daun jati cina adalah tanaman asli Afrika, Timur Tengah (khususnya Mesir dan Sudan). Pertama kali diperkenalkan pada abad ke-9 karena efek medisnya oleh ahli medis Arab, Serapion dan Sesue yang kemudian memberinya nama dalam bahasa Arab dan menggunakannnya sebagai laxative atau obat pencahar.

DAUN JATI CINA (HERBAL ORGANIK TEH) Daun Jati Cina adalah teh herbal organik / natural sehingga secara alami berfungsi sebagai berikut:

1. Membersihkan racun berbahaya dalam tubuh serta menghilangkan sumbatan sampah di usus besar. Tanpa efek samping karena The Jati Cina adalah 100% alami dalam bentuk murni (daun Jati Cina kering)

2. Menghilangkan kelebihan lemak untuk membantu mengurangi berat badan serta melawan obesitas.

3. Menyembuhkan sembelit, mengurangi gas dan kembung.

4. Efektif mengurangi kolesterol darah tinggi, baik jg untuk membantu diet penderita diabetes

5. Meningkatkan sistem pencernaan yang sehat dan meningkatkan metabolisme.

6. Starter detoksifikasi

Daun Jati Cina / The Jati Cina belum diolah dengan cara apapun sehingga tidak ada bahan kimia. Sehingg aman untuk kesehatan Anda .

Cara Penggunaan The Jati Cina :

1.Letakkan satu sendok teh daun Jati Cina kedalam cangkir.

2.Tuang air panas 200 ml ke dalam cangkir.

3.Tutup dan biarkan curam selama 30 menit sampai air menjadi gelap atau berwarna coklat.

4.Tuang ke dalam secangkir dengan saringan untuk menangkap setiap daun.

5.Minum teh (dapat ditambahkan gula atau madu untuk meningkatkan rasanya).

Efek Sampingnya :

1. Tubuh terasa segar

2. Buang air besar lancar

3. Mudah berkeringat

4. Kotoran sedikit berminyak akibat peluruhan lemak dalam tubuh.

Teh daun jati cina / Daun Senna membantu mengurangi berat badan anda. Tetapi ada beberapa hal yang diperhatikan:

1.Apabila anda menderita masalah pencernaan disarankan minum teh 2 hari sekali saja.

2.Tidak disarankan minum teh daun jati cina apabila sedang haid, alasannya kebanyakan wanita mengalami PMS syndrom dengan perut kembung, otot perut terasa kencang, apabila anda minum teh daun jati cina akan menambah ketidaknyamanan anda dalam masa menstruasi.

3.Apabila anda masih baru atau belum pernah minum teh daun jati cina ini, maka penyeduhannya jangan terlalu kental. Teh diseduh dengan air panas 400ml karena biasanya lemak akan luntur bersama air seni sebelum BAB. Karena reaksi tiap orang berbeda,apabila kurang bereaksi maka penyajiannya teh bisa dikentalkan.

4.Biasanya teh daun jati cina ini bereaksi minimal 7 jam, jadi sebaiknya minumlah sebelum tidur malam hari sehingga pagi hari anda lancar BAB, dan tidak mengganggu kegiatan anda keesokan harinya.

5.Apabila anda mengalami BAB yang berlebihan , sebaiknya hentikan atau kurangi dosis pemakaian.

11.7.11

BOLU GULUNG PANDAN PISANG COKELAT


BAHAN :
  • 3 buah pisang ambon, belah empat bagian
  • 6 kuning telur
  • 3 putih telur
  • 100 gr gula pasir
  • 1 sdt emulsifier ( SP/TBM )
  • 50 gr tepung terigu protein sedang
  • 10 gr tepung maizena
  • 25 gr margarin, dilelehkan
  • 25 ml santan kental instan
  • 1 sdm air suji ( dari 25 lembar daunh suji dan 1/2 sdt air )
  • 4 tetes pewarna hijau
  • 1/4 sdt garam
  • 25 gr buttercream untuk olesan
  • 20 gr meises cokelat untuk taburan

CARA MEMBUAT :
  • Tata pisang ambon di dasar loyang 24 x 24 x 3 cm yang di alas kertas roti tanpa dioles margarin dan beri jarak. Sisihkan
  • Kocok telur, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang
  • Tambahkan tepung terigu dan tepung maizena sambil di ayak dan di aduk rata
  • Masukkan margarin leleh, santan, air suji, pewarna hijau, dan garam sedikit - sedikit sambil diaduk perlahan
  • Tuang di atas pisang ambon. Kukus 20 menit dengan api sedang sampai matang
  • Oles tipis buttercream. Tabur mises di atas satu sisi. Gulung sambil dipadatkan
Untuk 12 potong

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More