25.8.12

4 Hal Yang Mestinya Tak Dilakukan Saat Keramas


Siapapun pernah melakukan keramas. Bahkan yang (maaf) tak memiliki rambut sekalipun pernah keramas. Ada yang sudah berkeramas dengan tertib, tapi juga ada yang keramasnya asal (termasuk saya, heheh). Sebenarnya ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari ketika keramas. Antara lain:
1. Keramas layaknya F1 atau MotoGP
Ini sering terjadi. Keramas sangat cepat karena takut terlambat ke kantor, atau ada hal lain sehingga anda memutuskan untuk segera menyelesaikan keramas anda. Keramas terlalu cepat tidak dianjurkan. Karena dibutuhkan waktu agar shampo bisa benar-benar meresap di kulit kepala. Ini diperlukan agar kotoran di kulit kepala bisa benar-benar bersih. Bukankah baju kotor yang direndam terlebih dahulu sebelum dicuci lebih mudah dibersihkan? Begitu juga dengan kulit kepala dan/atau rambut.

2. Lebih memperhatikan ujung rambut.
Yang memproduksi minyak untuk rambut adalah kulit kepala. Jadi lebih prioritaskan kulit kepala, pijat-pijat pelahn dan biarkan busa shampo menjalar ke selur rambut anda.

3. Jarang dan/atau sering keramas.
Sering keramas salah, jarang keramas juga salah. Jarak keramas ke keramas berikutnya sebenarnya relatif; tergantung jenis rambut anda. Sebaiknya kenali rambut anda.Rambut bergelombang relatif mampu bertahan lebih lama tanpa dikeramas.

4. Asal Shampo, Asal berbusa.
Sering berganti shampo tak baik. Dan shampo yang tidak sesuai dengan rambut sebaiknya tidak. Bukankah rambut itu mahkota? Jadi, sekali lagi kita harus mengenali jenis rambut kita.

Semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar